Rabu, 13 Maret 2013

Keseimbangan Kecoak Jadi Inspirasi Perekayasa Robot




SHUTTERSTOCK
Ilustrasi.
BERKELEY, KOMPAS.com – Kecoak, hewan berkaki enam yang termasuk ordo Blattodea, mungkin bukan fauna asing. Dibalik kesukaannya hidup di tempat kotor, hewan ini ternyata memiliki kemampuan hebat dalam bergerak. Ia mampu menyeimbangkan dirinya tanpa harus menggunakan otaknya.

Kemampuan kecoak memukau tim peneliti dari University of California, Berkeley dan menginspirasi mereka untuk menggali lebih dalam tentang kemampuan itu agar dapat diterapkan pada sistem gerak robot yang mampu berjalan.

Saat ini, perekayasa robot berjalan sering dihadapkan pada dua kendala utama, yakni kemampuan menjaga keseimbangan dan adaptabilitas robot pada medan berat atau kerusakan yang terjadi di kaki mereka.

Peneliti berpendapat, robot yang mampu menjaga keseimbangan tanpa harus menggunakan ‘otak’-nya akan lebih efisien. Karena, otak robot tidak harus membuang waktu untuk ‘berpikir’ posisi kaki-kaki mereka.

Peneliti melihat, kecoak adalah contoh yang ideal untuk mencari solusi kedua masalah tersebut. Berdasarkan hasil kajian terbaru, kecoak melangkahkan kaki-kakinya tanpa melibatkan otak mereka. Hewan ini juga masih bisa berjalan bahkan berlari meski kehilangan kakinya.

Kemampuan gerak kecoak itu terungkap dari hasil kajian yang dilakukan oleh tim peneliti yang diketuai Shai Revzen, asisten professor teknik elektro dan ilmu komputer University of California. Riset dipublikasikan di jurnal Biological Cybernetics.

Revzen dan timnya melakukan uji coba dengan meletakkan kecoak pada wadah yang dihubungkan dengan seutas tali plastik yang diregangkan. Tim mengamati gerakan kaki-kaki kecoa saat mereka melangkah menggunakan kamera video dan komputer untuk mengurut pola gerakan yang dilakukan oleh kecoa itu.

Saat wadah itu dimiringkan dan kecoak ‘dipaksa’ untuk menyeimbangkan posisi mereka dengan posisi wadah tersebut, peneliti menemukan fakta kalau kecoa menyesuaikan posisi kaki-kaki mereka ketika ia selesai melangkah, bukan pada saat kaki masih melangkah.

Diberitakan Discovery 26 Februari 2013 lalu, hal itu berarti bahwa kecoak berpikir tentang keseimbangan dan menentukan posisi kaki mereka saat berhenti melangkah. Mereka ‘menggantungkan’ posisi kaki saat melangkah pada umpan balik dari lingkungan disekitarnya.

Fakta ini menunjukkan kalau kecoak sangat efisien dalam mengelola gerakan kaki mereka. Kemampuan inilah yang kemudian menjadi inspirasi baru untuk desain robot. Kebanyakan robot yang ada saat ini masih menggunakan sensor di kaki mereka untuk memberitahukan kemana mereka harus melangkah.

Sumber :
DISCOVERY

Mars Diduga Pernah Punya Sumber Air Minum



NASASerbuk batu John Klein, bukti keberhasilan pengeboran wahana antariksa Curiosity di Mars.
CAPE CANAVERAL, KOMPAS.com - Analisis dari serbuk batu yang berhasil diambil wahana antariksa Curiosity menunjukkan bahwa Mars memang punya materi yang mendukung kehidupan.

Berdasarkan penelitian, serbuk batu bernama "John Klein" yang ditemukan di wilayah Mars bernama Yellowknife Bay mengandung material tanah liat, sulfat dan mineral lain yang dibutuhkan oleh makhluk hidup.

John Grotzinger, pimpinan tim ilmuwan misi Curiosity, mengungkapkan bahwa wilayah Yellowknife Bay di masa lalu diduga memiliki air yang bisa diminum.

Komposisi serbuk batu Mars itu berhasil diuraikan menyusul keberhasilan Curiosity melakukan pengeboran pertama batu Mars. Batu Mars yang dibor dinamai John Klein, sesuai nama ilmuwan anggota misi Curiosity yang meninggal tahun 2011 silam.

Curiosity telah mendarat di Mars sejak Agustus 2012 lalu. Wahana ini telah membantu mengungkap adanya batu Mars yang mirip dengan batu Bumi dan bukti terkuat adanya air di Mars.

Saat ini, tantangan utama adalah menemukan senyawa organik di Mars. Penemuan senyawa organik di Mars menjadi tantangan berat. Mars yang tak punya atmosfer setebal Bumi rentan oleh radiasi kosmik yang bisa merusak senyawa organik.

Jika Mars punya senyawa organik, maka ada lebih banyak kemungkinan planet itu punya kehidupan. Tapi, jika senyawa organik tak ada, bukan berarti Mars tak pernah punya kehidupan.

"Anda tak perlu punya karbon dalam lingkungan geologis tertentu yang bisa dihuni untuk menjumpai adalanya metabolisme mikroba," ungkap Grotzinger seperti dikutip Reuters, Selasa (12/3/2013) kemarin.

Menurutnya, ada banyak mikroba di Bumi yang terbukti mampu bermetabolisme dengan memanfaatkan senyawa anorganik.

"Jelas perlu ada sumber karbon. Tetapi jika memang hanya ada CO2, anda pun bisa menemukan organisme kemoautotrof yang memakan batuan, melakukan metabolisme dan dan menghasilkan senyawa organik berbasis karbon itu," papar Grotzinger.

Batu John Klein yang jadi sampel pengeboran sendiri diduga berumur 3 miliar tahun, menghabiskan cukup waktu di lingkungan yang tak asam dan tak terlalu asin sehingga mineral bisa terbentuk.
Sumber :

Racun Lebah Mampu Bunuh HIV



Racun Lebah Bunuh HIVIlustrasi cara racun lebah dan partikel nano membunuh HIV. Virus akan dilubangi dan "ditelanjangi".
WASHINGTON, KOMPAS.com — Ilmuwan dari Washington University di St Louis membuktikan bahwa racun lebah mampu menghancurkan Human Immunodeficiency Virus (HIV). Penelitian ini membuka peluang dan harapan baru pencegahan sekaligus penyembuhan HIV/AIDS.

Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Antiviral Therapy. Penelitian menguraikan betapa penggunaan racun lebah bernama melittin dan partikel nano sebagai pembawa ke dalam darah mampu membunuh virus yang jadi musuh besar manusia ini.

"Kami menyerang berdasarkan karakter fisik virus HIV. Secara teoretis, tak ada cara bagi virus untuk beradaptasi. Virus harus memiliki lapisan pelindung, dua membran yang melindungi virus," papar Joshua L Hood, ilmuwan yang terlibat dalam riset ini.

Melittin memiliki cara kerja khusus dalam menyerang HIV. "Melittin pada partikel nano berfusi dengan lapisan luar virus. Melittin membentuk pori kecil, menghancurkan lapisan pelindung, dan menelanjangi virus," kata Hood seperti dikutip Spectrum IEEE, Rabu (6/3/2013).

Melittin dan partikel nano ini bekerja spesifik pada HIV. Jadi, tidak merugikan sel tubuh manusia sendiri. Hood melengkapi partikel nano dengan protective bumpers, ruang pada permukaan partikel nano. Sel manusia takkan pas dengan protective bumpers ini.

Dengan penggunaan racun lebah dan partikel nano, HIV bisa dihilangkan dari tubuh manusia. Ini berbeda dengan perawatan anti-retroviral yang hanya mencegah reproduksi HIV. Dengan kata lain, racun lebah dan partikel nano membuat orang dengan HIV/AIDS bisa sembuh.

Ke depan, racun lebah diharapkan bisa digunakan sebagai salah satu komposisi gel vagina untuk mencegah infeksi HIV. Racun lebah juga bisa disuntikkan lewat pembuluh darah balik manusia, yang membuat orang dengan HIV/AIDS bisa sembuh total.
Sumber :

Cacing Aneh Ditemukan, Bentuknya Mirip Penis




Spartobranchus tenuis
MONTREAL, KOMPAS.com — Ilmuwan baru saja menemukan spesies cacing aneh yang bentuknya menyerupai penis. Jenis ini takkan lagi bisa dilihat saat ini. Ilmuwan mengungkap kebaruan spesies tersebut berdasarkan fosil yang ditemukan di Taman Nasional Yoho, British Columbia, Kanada.

Spesies baru cacing tersebut dinamaiSpartobranchus tenuis. Fosil yang menjadi dasar penemuan jenis baru cacing itu diketahui telah berumur 505 juta tahun. Dipercaya, cacing tersebut eksis pada periode Cambrian.

Christopher Cameron, ilmuwan dari University of Montreal yang menjadi anggota tim peneliti, mengatakan, ukuran spesies itu hampir sama dengan cacing tanah. "Tapi tak seperti cacing tanah yang punya segmen dari ujung ke ujung, cacing ini hanya punya 3 segmen," katanya.

Diberitakan BBC, Rabu (13/3/2013), bagian tubuh cacing mirip penis ini terdiri dari kepala atau proboscis, segmen leher, segmen perit, dan ekor. Pada segmen paling belakang, terdapat celah insang.

Menurut Cameron, cacing ini masih berkerabat dengan cacing acorn, golongan enteropneusta. Sebelumnya, cacing golongan itu diperkirakan eksis pada 248-205 juta tahun lalu. Dengan temuan ini, diperkirakan cacing itu sudah eksis 545 - 495 juta tahun lalu.

Cameron juga mengatakan bahwa temuan cacing mirip penis ini penting dalam melengkapi gap evolusi antara golongan enteropneusta dan pterobranchiaEnteropneusta adalah cacing yang makan dengan cara menyaring makanan menggunakan celah insang, sementara pterobranchia menggunakan cilia.

Biasanya, pterobranchia-lah yang bentuknya menyerupai tabung. Dengan penemuan enteropneustayang menyerupai tabung, gap evolusi bisa diterangkan. Spartobranchus tenuis memiliki kekerabatan dengan kedua golongan cacing itu.

Ilmuwan menduga, Spartobranchus tenuis juga mengagumkan karena bisa menyimpan karbon, faktor penting yang memengaruhi perubahan iklim dan keasaman laut. "Sangat mungkin Spartobranchus tenuis berperan penting dalam memindahkan karbon di air ke sedimen," kata Cameron seperti dikutipAFP, kemarin.
Sumber :
AFP,BBC

Kastorius: SBY Siapkan Gita Wirjawan Capres 2014



Rabu, 13 Maret 2013 | 09:45 WIB

Kastorius: SBY Siapkan Gita Wirjawan Capres 2014KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOMenteri Perdagangan Gita Wirjawan saat meninjau Pasar Percontohan Grabag 
di Kecamatan Grabag, Purworejo, Jawa Tengah, yang baru saja diresmikan, Jumat (11/5/2012).
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Demokrat Kastorius Sinaga mengungkapkan, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempersiapkan Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan sebagai calon presiden 2014. Menurutnya, SBY sudah merestui Gita bertarung sebagai capres, tetapi tetap mempertimbangkan tingkat elektabilitas. 
"Gita masuk bursa Ketua Umum Partai Demokrat dan sasaran akhir untuk Gita sebenarnya capres 2014," kata Kastorius, seperti dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (13/3/2013).

Ia mengatakan, nama Gita kini telah masuk sebagai salah satu calon presiden dalam sejumlah survei yang dilakukan berbagai lembaga. Dengan hasil sejumlah survei, menurutnya, SBY yakin memberikan restu kepada Gita. "Seperti yang dilakukan oleh LSI, SMRC, Politicalwave dan survei persepsi dri 100opinion maker yang dilakukan LSI Burhan Muhtadi Desember tahun lalu untuk menjaring Capres 2014 dari sisi kualitas," katanya. 

Mengapa Gita? Kastorius mengatakan, Gita dianggap merepresentasikan figur pemimpin masa depan Indonesia pasca-SBY. Selama dua periode kepemimpinan SBY, ia dianggap salah satu tokoh di balik keberhasilan tim ekonomi SBY.

"Saat ini, sebagai Mendag berani dan berhasil melawan gempuran impor asing lewat kebijakan-kebijakan pro rakyat seperti penerapan HPP garam, pembatasan impor hortukultura dan penerapan sistem HPP Kedelai," kata Kastorius.

Intinya, lanjut dia, narasi besar Indonesia ada di bidang ekonomi. "Untuk mengemban ini, Gita layak karena dia sangat disegani dan sekaligus disenangi stakeholder ekonomi dunia," katanya.
Alasan lain, kata Kastorius, Gita tergolong masih muda dan berasal dari generasi muda yang mewakili pemilih pemul yang akan menjadi mayoritas voters pada Pemilu 2014.
"Sebagai tokoh muda, dibanding dengan tokoh-tokoh lain, Gita relatif terbebas dari beban sejarah kelam masa lalu. Artinya, Gita menjadi sangat layak untuk membawa layar Indonesia semakin berkembang di domestik dan global," kata Kastorius.

Sebagai calon ketua umum, nama Gita memang mulai disebut sejumlah elit Demokrat, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal Ramadhan Pohan. Ia mengaku menyukai Gita Wirjawan. Selain bersih, merakyat, dan tidak aneh-aneh, Gita juga seniman dan sosoknya sangat komunikatif.


Sumber :
Editor :
Inggried Dwi Wedhaswary

Fakta -Fakta Mengerikan Tentang Bumi Pada Masa Depan




سْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Bumi kita ini tidak akan bertahan selamanya, sedangkan kita 
bergantung pada bumi untuk bertahan hidup. Kita akan binasa 
semuanya apabila bumi hancur oleh berbagai sebab. Kedengarannya 
menakutkan sekali, tetapi kita perlu menyadari bahwa sumber daya 
bumi terbatas. Penggunaan sumber daya bumi secara serampangan 
seperti sekarang ini, bisa menyebabkan kehidupan manusia berakhir 
dalam kehancuran.

Para ilmuwan berspekulasi mengenai perubahan-perubahan 
komposisi bumi, apakah itu tentang pemanasan global atau sumber 
daya mineral yang sudah mulai merosot. Marilah kita mengamati 
bagaimana kita secara perlahan namun pasti menuju kepada 
kehancuran yang dibuat oleh tangan kita sendiri.

Jadi bagaimanakah masa depan kita dan bumi yang 
kita diami ini? Berikut ini fakta-faktanya:

1. Pemanasan global 
adalah satu peristiwa yang tak bisa dielakkan yang mempengaruhi kondisi iklim 
di bumi. Badai yang menghancurkan, gelombang air pasang, 
tsunami dan kelaparan akibat kekeringan akan terus berlanjut 
meskipun usaha-usaha untuk mengendalikan polusi dan kerusakan 
lingkungan telah dilakukan. Bumi berusaha untuk terus eksis 
dengan melakukan perbaikan alami, tetapi kita manusia akan 
menerima akibatnya dikarenakan proses perbaikan itu 
sangat dahsyat dan tidak terkendali.

2. Peningkatan kecil rotasi bumi 
diakibatkan ketidakseimbangan isi kandungan perut 
bumi yang terkuras, bisa mempengaruhi kita dengan berbagai 
cara. Banjir dahsyat yang menenggelamkan segalanya, 
atau gletser-gletser yang menghilang selamanya. Itu bisa 
berarti kekurangan air, pangan dan merajalelanya penyakit
 serta meluasnya kelaparan. Beberapa spesies hewan 
dan tanaman menjadi punah.

3. Terjadinya perubahan pola peruntukan tanah, 
di mana sekarang lebih banyak orang-orang hidup di kota-kota besar 
dibanding dengan di daerah pedesaan. Kota-kota penuh
 sesak sehingga harus memperluas areal untuk perumahan 
ke wilayah pedesaan dengan mengorbankan tanah pertanian. 
Kota besar yang kumuh dan kotor mengganggu kesehatan
 manusia dan menimbulkan bibit-bibit penyakit baru.

4. Produksi minyak mengalami peningkatan tahun 2008 dan 2018
akan mencapai puncaknya, dan itu berarti awal dari penurunan. 
Ini bisa menjadi pencetus suatu resesi energi global,
 konflik antar negara yang memperebutkan lahan minyak dan juga 
sumber makanan. Minyak sangat penting bagi setiap bangsa 
untuk melanjutkan aktivitas produksinya, termasuk pertanian
 dan peternakan. Kedepannya, menipisnya kandungan
 minyak di bumi bisa mempengaruhi hidup seluruh 
manusia di bumi secara signifikan.

5. Mobil mempunyai andil sebesar 3/4 dari semua gas buang yang dipancarkan alat transportasi.
Sejak saat ini, dunia akan dipenuhi lebih dari satu milyar mobil yang 
berkeliaran di jalan-jalan di tahun 2030 dan akan bertambah
 hingga satu milyar lagi di tahun 2050. Hal berhubungan
 dengan 75% peningkatan CO2 selama setahun di 
atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil 
(minyak bumi, gas bumi dan batu bara), sedangkan sekitar 20%
 CO2 yang memasuki atmosfer bumi berasal dari pembakaran BBM 
pada mesin-mesin kendaraan bermotor, 
selebihnya 80% emisi CO2 
bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil 
oleh mesin pembangkit tenaga listrik.

6. Karena peningkatan suhu udara akibat meningkanya kadar CO2,
maka sedikit uap air bertahan di udara untuk membentuk awan. 
Hal ini berarti hujan akan menjadi lebih sedikit, dan 
secara langsung berakibat hasil produksi 
pertanian juga menurun. 
Akan terjadi di sekitar tahun 2020 di mana terjadi suatu periode yang 
sulit dan air bah tiba-tiba meningkat di semua bagian 
dari benua Eropa, karena mencairnya es di Kutub Utara. 
Sedangkan populasi penduduk bumi akan mencapai 7,7 milyar orang.

7. Sejak Hari Bumi yang pertama tahun 1970 hingga awal millennium baru, 
manusia telah membuat peningkatan 
emisi (gas buang) rumah kaca sebesar 70%.

8. Atmosfer bumi sekarang mengandung 40% 
lebih banyak CO2 dibandingkan 
dengan di awal 
Revolusi Industri.

9. Hasil pembakaran bahan bakar fosil 
dewasa ini menambah hampir
 6 milyar ton CO2 ke dalam atmosfer 
bumi setiap tahunnya. 
Hanya separuhnya yang diserap oleh hutan-hutan dan samudera.

10. Hutan hujan pernah meliputi 14% dari permukaan bumi. 
Sekarang hanya tersisa sekitar 6% dan menurut perkiraan para 
ahli hutan hujan yang tersisa itu akan habis dikonsumsi kurang dari
 40 tahun. 1 sampai 1,5 hektar hutan hujan lenyap setiap 1 detik 
sebagai konsekuensi tragis pembangunan di negara-negara 
industri dan berkembang.

11.Hampir separuh dari semua jenis flora, 
fauna dan mikro organisme akan 
musnah atau pasti terancam kepunahan
dalam seperempat abad ke depan disebabkan oleh penebangan hutan-hutan hujan.

12. Perkiraan para ahli bahwa kita sedang kehilangan 137 jenis tanaman,
 hewan dan serangga setiap harinya karena penebangan hutan-hutan hujan.
Atau sama dengan 50.000 jenis setiap tahunnya. 
Seiring dengan lenyapnya spesies-spesies di hutan hujan, 
demikian juga dengan berbagai macam pengobatan penyakit-penyakit yang mengancam hidup manusia.
 Sekarang ini, 121 obat-obatan yang dijual ke seluruh dunia berasal 
dari tanaman obat-obatan. Sementara itu 25% dari perusahaan obat-obatan 
di Barat mengambil bahan dari ramuan tanaman dari hutan hujan,
 dan lebih sedikit 1% dari pohon-pohon dan tanaman-tanaman 
tropis ini telah diuji coba oleh para ilmuwan.

13. Penebangan hutan yang merajalela 
sekarang ini menyumbang 20% polusi pemanasan global diakibatkan oleh terhambatnya 
penyerapan kembali CO2.

14. Wabah penyakit terus bertambah baik
 ragam maupun jumlahnya karena polusi udara,
 air dan tanah meningkat, 
terutama sekali terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah.

15. Di tahun 2030 sekitar 18% dari gugusan karang laut akan lenyap 
karena perubahan iklim dan lingkungan.
Dalam 2030 ini populasi penduduk dunia akan mencapai 8,3 milyar.

16. Tahun 2040 laut di Kutub Utara 
akan mengalami musim panas yang pertama tanpa es.

17. Karena menghilangnya gletser 
dan terjadi musim kering yang panjang,
 produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga air akan berkurang.

18. Luas padang pasir di permukaan bumi mengalami peningkatan 
disebabkan menaiknya suhu bumi.
Pada akhir tahun 2007, Australia kehilangan 25% produksi pangannya karena hal ini.

19. Kadar karbon monoksida (CO)
 di atmosfer bumi terus meningkat.

20. Efek berbahaya dari aktivitas 
manusia dapat mempengaruhi sistem global 
dengan cara yang negatif. 
Perang, sebagai contoh, dapat menghancurkan bumi 
dalam berbagai jalan; pembunuhan massal, berkembangnya 
kelaparan dan penyakit, pembakaran bahan bakar fosil 
secara besar-besaran oleh mesin-mesin perang, 
termasuk juga pembabatan hutan dan pengambilan 
batu-batuan dan tanah untuk perbaikan kembali infrastruktur yang rusak.

Sebuah pertanyaan untuk kita semua; 
apakah upaya kita untuk ikut membantu kelestarian alam 
sekarang ini bisa memberi dampak yang berarti dan signifikan, 
ataukah secara ironi aktivitas kita lainnya malah mempercepat kerusakan dan kehancuran bumi?

Wallahu a’lam bish shawabi

9 Tipe Rekan Kerja yang Mengancam Karier Anda



Dalam dunia kerja, pasti Anda tak bisa memilih sendiri teman kerja seperti yang Anda inginkan. Tak jarang Anda justru menemukan rekan kerja yang punya sifat yang berlawanan. Alih-alih dihindari, sebaliknya cobalah untuk membuka diri dan berteman dengan mereka. Siapa tahu mereka justru bisa membantu Anda berkembang di perusahaan. Namun, berhati-hatilah karena ada beberapa tipe teman yang justru bisa "meracuni" Anda saat bekerja.



1. Si narsis


Rekan kerja yang narsis bisa berbahaya bagi karier Anda. Mereka akan mengganggu Anda karena ia selalu ingin tampil sempurna dan menonjol dibandingkan orang lain. Bahkan orang dengan tipe seperti ini seringkali menjadi sangat egois karena mereka ingin seluruh perhatian terpusat kepadanya.



2. Si pengeluh kronis


Stres karena pekerjaan, masalah pribadi, dan lain-lain, bisa menyebabkan seseorang selalu mengeluh atau menggerutu. Sesekali mengeluh sih, wajar saja. Tetapi jika hal itu dilakukan setiap saat, tentu bisa mengganggu kinerja Anda. Keluhannya bisa merusak mood Anda untuk bekerja, dan menimbulkan pikiran negatif tentang berbagai hal.


3. Si tukang kritik


Kritik pada dasarnya bisa membantu pengembangan diri Anda. Hanya saja, kritik yang terlalu pedas, tak beralasan, merasa diri yang paling benar, dan Anda selalu di pihak yang salah, akan membuat Anda merasa tak nyaman, bahkan bisa depresi.


4. Si rendah diri


Percaya diri memang jadi modal utama untuk berani melakukan banyak hal. Sayangnya belum semua orang punya kepercayaan diri yang tinggi, bahkan sebaliknya malah merasa rendah diri. Ketika menghadapi orang seperti ini, tak ada salahnya Anda mencoba menguatkan mereka. Hanya saja hati-hati agar tak membuat Anda selalu terfokus untuk membantunya dan malah membuat pekerjaan Anda terbengkalai.


5. Si tak bisa diandalkan


Sesekali Anda pasti membutuhkan bantuan seorang teman yang dipercaya saat bekerja. Namun, sekalipun dia sahabat yang terpercaya belum tentu ia bisa diandalkan untuk membantu Anda.


6. Si pengkhianat


Sekalipun berteman, tetap saja dunia kerja tak bisa dilepaskan dari persaingan untuk mendapatkan posisi dan jabatan tertentu. Tak heran, jika berbagai cara dilakukan orang untuk memenangkan persaingan kerja ini, termasuk berbohong dan mengkhianati teman sendiri. Bahkan data dari Forbes mengungkapkan, 35 persen orang pernah memiliki teman yang menghianati mereka di kantor.


7. Si pesaing tangguh


Hati-hati dengan musuh dalam selimut. Bisa jadi teman Anda sendiri menjadi pesaing terbesar Anda di kantor.


8. Si mulut besar


Bergosip dan curhat dengan teman kantor memang tak salah. Hanya saja pastikan teman curhat Anda bukan orang yang bermulut besar. Tipe teman seperti ini akan berbahaya untuk Anda karena bisa jadi ia akan menceritakan keburukan ataupun masalah pribadi Anda sehingga mengganggu kinerja Anda.


9. Si pemberi pengaruh buruk


Setiap orang punya kebiasaan baik dan buruknya masing-masing. Namun, hindari teman yang bisa memberi pengaruh buruk pada Anda, misalnya gemar membolos, malas bekerja, menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu, dan lain-lain.